SANKSI PIDANA TERHADAP PARA PEMASANG DAN PROMOSI IKLAN BERMUATAN KONTEN JUDI SLOT PRAGMATIC ONLINE


Perjudian online merupakan fenomena yang tidak dapat dipungkiri dan ditemukan dimasyarakat. Dalam melakukan promosi judi online ini biasanya para pemilik situs akan mengiklankan situs judi online mereka kepada para pengguna internet. Hal ini lah yang menyebabkan penyebarluasan serta perkembangan terhadap situs judi slot pragmatic online menjadi berkembang pesat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sanksi pidana terhadap pemasang dan promosi iklan judi online. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian normative yaitu pengkajian berdasarkan bahan-bahan hukum dari literatur dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengaturan hukum terhadap pemasangan iklan dan promosi judi online diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik didalam pasal 27 ayat 2 yang berbunyi, “setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau dokumen elektronik yang memuat perjudian”. Sanksi pidana terhadap pemasangan iklan dan promosi judi online diatur dalam pasal 45 ayat 1 Undang-Undang Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik yaitu pidana dengan penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak Rp.1.000.000.000.00 (satu miliar rupiah).

Slot Pragmatic
Sanksi Pidana Terhadap Promosi Iklan Judi Slot Pragmatic

Perkembangan teknologi kian hari terus mengalami perkembangan dalam rangka mempermudah kehidupan manusia dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Salah satu jenis teknologi informasi dan komunikasi yang berkembang dan kecangihannya sudah berkembang sangat pesat serta telah menguasai hampIr semua aspek kehidupan keseharian manusia, dimulai dari pemerintah, pejabat, pelaku bisnis dan banyak orang diseluruh dunia telah menggunakan internet untuk bagian dari bisnis baik nasional maupun internasional dan juga kehidupan manusia sehari-hari. Teknologi informasi dan komunikasi saat ini telah mengubah tatanan perilaku kehidupan masyarakat dan juga peradaban manusia secara global, dengan adanya internet yang terdahulu belum dikenal manusia, kini terbentuklah sebuah dunia yang sering disebut “virtual world’. Dengan adanya dunia virtual ini telah mengubah kebiasaan-kebiasaan banyak orang terutama dalam menggunakan internet, dari mengubah cara dan saranan dalam bertransaksi perbankan atau bisnis yang dilakukan dengan internet yang disebut dengan transaksi elektronik (e-commerce), pendidikan, kesehatan, transportasi, pariwisata dan juga hiburan. Perjudian adalah fenomena yang lazim ditemukan dalam kehidupan masyarakat. Dengan perkembangan zaman, kini perjudian dapat dilakukan dalam berbagai bentuk danjuga mekanisme. Perjudian secara umum dilihat sebagai salah satu jenis kejahatan. Tindak pidana perjudian atau ikut serta dalam permainan judi telah dilarang didalam ketentuan undang-undang pada pasal 542 KUHP, yang kini telah diubah menjadi ketentuan pidana yang diatur dalam pasal 303 KUHP (Lamintang, 1990:35). Pegangan dalam bermain judi ialah sebagaimana yang ditetapkan di pasal 303 KUHP yaitu permainan yang hanya mengandalkan dari keberuntungan saja, permainan judi juga menggunakan perjanjian dalam pertaruhan didalam permainannya.

Dengan perkembangan teknologi serta informasi yang sekarang kian pesat, permainan judipun mengalami perubahan ke permainan judi online yang dilihat lebih aman dan juga praktis. Eksistensi permainan judi online yang tengah marak terjadi yaitu perjudian togel online dan casino. Dalam memainkannya juga cukup mudah hanya dengan menggunakan smartphone atau laptop saja. Sehubungan permasalahan judi online, berikut ini beberapa penelitian sebelumnya telah mengkajinya seperti Prayogo (2018); Han, Wang, Xu, Zhao, & Liu (2019); Horne, Zammit, Elgar, & Cheltenham (2011); J€arvinen-Tassopoulos (2020); Whybrow & Reed (2002). Salah satu kemudahan yang sering ditemukan dalam permainan judi online yaitu dapat dimainkan dalam kondisi dimana saja dan juga kapan saja, disamping itu permainan judi online hanya membutuhkan koneksi internet. Sistem transaksi yang dipergunakan dalam permainan judi online juga telah menggunakan sitem online hanya dengan mengirim lewat Mobile Banking saja. Para pelaku memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi sebagai sarana dalm sistem perjudia online. Adanya sistem jaringan
komputer yang dalam skala besar membuat keuntungan yang didapat menjadi lebih besar bahkan jauh lebih dari permainan judi jenis konvensional. Selain hal tersebut salah satu faktor penentu yaitu keamanan juga menjadi acuan dan juga pertimbangan orang yang beralih dari permainan judi konvensional ke online.
Dalam melakukan promosi judi online ini biasanya para pelaku atau pemilik situs akan mengiklan situs judi online mereka kepada para pengguna internet melalui sosial media, layanans treaming, dan juga blog. Biasanya para pemilik situs judi online akan menawarkan kepada pemilik akun sosial media dengan membayar lebih mahal dari pada iklan konvensional. Karena hal inilah penyebarluasan serta perkembangan terhadap situs judi online mejadi berkembang pesat, selain hal tersebut minimnya tindakan dari pihak berwajib dalam menganggulangi para pemasang iklan judi online juga menjadi penyebabnya. Berdasarkan uraian diatas, penelitian baru ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan sanksi pidana terhadap pemasangan iklan dan promosi judi online dan mengetahui sanksi pidana terhadap pemasangan iklan dan promosi judi online.

Pengaturan Sanksi Pidana terhadap Pemasangan Iklan dan Promosi Judi Online Judi online pertama kali ada pada tahun 1994 yang berasal dari lolosnya fakta perdagangan bebas Negara Karibia Antigua dan Barbuda sehingga memberi izin untuk organisasi yang lain untuk bisa membuka situs judi online. Sebelumnya sebuah perusahaan bernama micro gaming terlebih dahulu mengembangkan sebuah software yang berjenis taruhan online dan kemudian dilanjutkan pengembangannya oleh perusahaan bernama cryptologic dan sekaligus perusahaan pertama yang membuat sistem keamanan perjudian online ditahun 1996. Kemudian, pada 1997, perjudian online sudah mulai terkenal dan membuat website perjuadian online meningkat. Kemudian pada tahun 2001 jumlah para pemain perjudian online di salah Satu situs perjudian online meningkat mencapai 8 juta orang dan terus menerus terjadi peningkatan.

Judi online dapat dikatakan permainan judi yang dilakukan dengan koneksi internet melaui smartphone atau computer. Perjudian merupakan permainan dengan memilih satu pilihan saja dari banyaknya pilihan-pilihan dalam permainan. Mereka yang menang akan mendapatkan hadiah taruhan yang sedang dimainkan oleh pihak yang kalah. Sedangkan jumlah taruhan telah ditetapkan sebelum permainan di mulai.

Perjudian melalui teknologi informasi saat ini sedang marak, jenis permainan yang paling sering dilakukan pada jenis olah raga dan permaiana kasino. Perjudian online dalam proses taruhannya dan pengumpulan uang diakukan melalui internet (Wahid & M, 2005:32). Didalam dunia internet terdapat banyak jenis judi online yang ada dan berikut permaiana judi online yang menjadi favorit bagi masyarakat: 1. Poker, jenis permainan yang menggunakan kartu remi dengan cara mendapatkan kombinasi kartu terbaik. 2. Domino, yaitu judi yang menggunakan kartu domino dan harus mendapat nilai tertinggi dengan menjumlahkan kedua kartu. Iklan merupakan pesan yang menawarkan suatu jasa atau produk kepada masyarakat lewat sebuah media. Berdasarkan definisi tersebut iklan merupakan sebuah komunikasi guna menyampaikan pesan kepada masyarakat.

Sekian Artikel singkat tentang pidana perjudian. Terimakasih.